WASPADA DEMAM BERDARAH LIMA ORANG MENINGGAL

db

KEPANJEN – Penyakit demam berdarah (DB) di kabupaten Malang  terus merenggut korban. Sebanyak lima orang meninggal dunia akibat terserang DB dalam tiga bulan terakhir ini. Kendati ada lima orang meninggal akibat DB, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menilai angka kematian itu kecil.

“Itu angka yang sangat kecil sekali dibanding dengan daerah yang lain. Kalau daerah luar Kabupaten Malang bisa 10 hingga 20 orang,” kata dr Abdurrachman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang  Selasa (31/3/2015). Menurut Abdurrachman, keberhasilan Pemkab Malang  menekan angka kematian pada kasus demam berdarah karena Dinas Kesehatan telah melakukan antisipasi sejak awal. Kegiatanya berupa pemberantasan sarang nyamuk.

Selain itu, Dinas Kesehatan Pemkab Malang  kerap mengajak warga untuk merawat kebersihan diri dan lingkungan. Pemerintah juga menyediakan SMS gate away untuk menampung informasi warga yang terkena dampak demam berdarah. “Bisa digalakkan Jumat bersih atau Minggu bersih. Kalau setiap pekan bersih kan jentik-jentik nyamuk demam berdarah bisa dihilangkan,” paparnya. Meskipun angka kematian akibat demam berdarah di kabupaten Malang dinilai kecil, Abdurrachman tidak bisa memastikan bebas dari ancaman demam berdarah. “DB itu kan penyakit Musiman lagi pula kita tidak bisa menghilangkan nyamuk. ” tambahnya.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *