UPAYA PEMKAB MALANG DALAM MEMBRANTAS NARKOBA

BBNN kab mlg

MALANG- Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Malang belum masuk kategori mengkhawatirkan. Kabupaten Malang menempati peringkat 17 dari 38 kabupaten maupun kota di Provinsi Jawa Timur.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika (BNN) Provinsi Jawa Timur Brigjen Polisi Iwan Ibrahim, Senin (23/6) kemarin, dalam sosialiasi UU Kesehatan dan Penyalahgunaan Narkoba di Ruang Anusapati Pemkab Malang.
“Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo masih menempati dua urutan teratas terkait Peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba. Hal itu dibuktikan dengan maraknya kasus penyalahgunaan barang haram di dua kota tersebut, baik itu kasus konsumsi narkoba, peredaran narkoba, hingga jual beli narkoba di kalangan masyarakat,” ujar  Brigjen Polisi Iwan Ibrahim.

Menurutnya, kedua wilayah tersebut merupakan kota besar di Jawa Timur. Biasanya, narkoba memang menyasar kota besar yang mempunyai gaya hidup tinggi.
Disinggung mengenai bandar yang diperkirakan ada di Kabupaten Malang, dia menyatakan hingga saat ini belum menemui indikasi tersebut. Termasuk juga potensi pembuatan barang haram tersebut di Kabupaten Malang, pihaknya juga masih belum mendapatkan indikasi maupun informasi.
“Biasanya untuk kasus narkoba di Kabupaten Malang, kebanyakan adalah pemakai. Mereka justru mendapatkan narkoba dari luar daerah,” terangnya.
Pihaknya saat ini lebih fokus melakukan rehabilitasi terhadap pengguna narkoba, supaya terlepas dari ketergantungan terhadap narkoba. “Kalau sudah terlepas dari ketergantungan narkoba, maka mereka tidak akan memesan narkoba lagi. Otomatis, produksi narkoba tersebut akan berhenti dengan sendirinya,” tegasnya

Bupati Malang H Rendra Kresna dalam sambutannya, narkoba merupakan persoalan serius. Karena menurut Bung Rendra sapaan akrab bupati, narkoba merupakan penyebab utama dari kehancuran suatu bangsa.
“Peredaran narkoba sendiri, sudah menyasar anak-anak lewat mengkonsumsi permen yang membuat ketagihan. Generasi muda juga menjadi target utama narkoba. Hal ini tentunya akan merusak genarasi muda yang notabene adalah penerus bangsa,” tegasnya.

Untuk itu menurut Bung Rendra, pentingnya kegiatan sosisaliasi bahaya narkoba. Selain itu, peran Unit Kerja Terpadu Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (UKT P4GN) yang ada di setiap kecamatan lebih dimaksimalkan lagi.
“Dengan begitu, pencegahan serta pemberantasan akan lebih effektif. Sehingga kedepannya Kabupaten Malang terhindari dari jeratan bahaya narkoba,” tuturnya.

 

 

Kata Kunci :

  • netral cafe kepanjen
  • cafe netral kepanjen
  • cafe netral panjen
  • kafe netr
  • netral kep
  • netral kepan
Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *