Tips Memotret Bunga Outdoor

Tips Memotret Bunga Outdoor

Bunga adalah salah satu subyek yang sangat populer dalam fotografi, alasannya sederhana: Bunga secara alami memang indah dimata kebanyakan orang, dan keindahan tersebut tidak akan berubah saat sobat mengabadikannya lewat hasil jepretan kalian. Ini berarti Sobat bisa melakukan eksperimen dengan komposisi yang berbeda, bahkan mereka tetap dalam bentuk yang sama selagi Sobat menunggu pencahayaan serta waktu tepat untuk mendapatkan efek yang Sobat inginkan.

Salah satu teknik yang dirasa sangat pas untuk memotret bunga di taman (outdoor) adalahfoto makro. Foto makro bungan ini berarti Sobat memotret dengan jarak lensa yang dekat dengan subyek bunga. Teknik makro memungkinkan Sobat untuk merekam detil serta tekstur yang menarik dari subyek bunga tersebut. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Sobat pertimbangkan ketika memotret keindahan bunga di taman:
  
Cahaya Keras
Cahaya yang terlampau terang berpotensi besar mengakibatkan bayangan kuat dan gelap. Cobalah untuk memotret bunga di naungan atau tempat teduh atau tunggu sampai ada awan yang menutupi matahari. Hindari sebisa mungkin memotret langsung ke arah matahari.
Background
Pertimbangkan penggunaan background! Pastikan tidak ada elemen atau benda yang berpotensi mengalihkan perhatian penikmat foto, jika perlu rubah posisi Sobat saat memotret.

Tetes Embun & Air Hujan
Cobalah memotret bunga setelah fajar atau setelah turun hujan untuk menambahkan embun pagi atau tetes air hujan, dengan adanya tekstur embun atau tetesan hujan akan menambah daya tarik pada foto kalian.

Perangkat Makro

Kamera kebanyakan, termasuk kamera compact (point and shoot) sudah dilengkapi dengan mode macro, biasanya panel mode tersebut dilambangkan dengan ikon bunga. Mode ini akan menginformasikan pada kamera bahwa Sobat ingin mendapatkan focus untuk jarak lensa yang lebih dekat dengan subyek dibandingkan mode pemotretan lainnya. Jika Sobat memiliki kamera yang bisa berganti lensa, maka kalian bisa membeli lensa makro. Lensa makro ini memiliki jarak fokus minimal ke subyek potret kalian. Lensa ini beharga relatif mahal, jika sobat masih belum mampu untuk mendapatkannya maka cara alternatif lainnya adalah menggunakan extention tube. Alternatif foto makro atau close up lainnya adalah: filter close up dan reverse ring.

Setelah sobat menemukan mode makro yang ada di kamera atau memasang salah satu perangkat / aksesoris makro yang telah disebutkan diatas, Sobat bisa mengitkuti tips-tips ini:

Aperture Priority
Gunakan mode Aperture Priority dan pilih aperture lebar (bilangan f rendah). Ini akan membuat depth of field sempit yang bisa menonjolkan subyek kalian

Fokus Manual
Jika kamera Sobat memiliki opsi fokus secara manual, maka gunakanlah dan fokuskan ke bagian terpenting dari bunga yang ini Sobat tonjolkan. Biasanya di bagian tengah

Fokus Auto
Jika Sobat tidak memiliki fokus manual, Sobat masih bisa memilih selective auto focus. Sobat cukup mengarahkan fokus point ke area yang ingin terfokus dan tajam.

Matikan Flash
Penggunaan flash dengang jarak yang begitu dekat dengan subyek akan menciptakan cahaya yang keras. Matikan flash dan naikkan pengaturan ISO jika pencahayaan terlalu gelap.

Gunakan Tripod
Kemungkinan besar akan terasa sulit untuk mendapatkan foto yang bebas shake ketika memotret dengan jarak yang begitu dekat dengan subyek. Sobat akan butuh Tripod dan permukaan yang rata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *