TES CPNS 2014 DI LAKUKAN SECARA ONLINE

online CPNS

MALANG Ajukan 4500 Formasi, Disetujui 45
MALANG- Lowongan CPNS tahun 2014 ini Pemkot Malang mendapatkan 79 formasi. Kendati belum ditentukan waktu pelaksanaan ujian namun pendaftaran dan  ujian CPNS tahun ini rencananya dilakukan secara online.
Kepala BKD Kota Malang, Sugiarto mengatakan, 79 lowongan CPNS itu sudah disetujui pemerintah pusat. Rinciannya 65  lowongan untuk tenaga kesehatan, tujuh lowongan tenaga pendidikan dan tujuh lowongan lainnya tenaga teknis. “Sedangkan rincian dari masing-masing seperti tenaga kesehatan, tenaga pendidikan dan tenaga teknis akan kami usulkan lagi. Kepastiannya nanti ditentukan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” jelas Sugiarto.

Ia menjelaskan, tahun ini pemkot menyediakan banyak lowongan tenaga kesehatan karena sesuai kebutuhan, yakni untuk tenaga operasional RSUD dan juga puskesmas rawat inap. Lowongan CPNS yang dibutuhkan untuk tenaga kesehatan didominasi oleh dokter umum. Berdasarkan usulan pemkot, tahun ini bakal membuka  lowongan untuk 15 dokter  umum. Selain itu terdapat juga lowongan untuk apoteker, perawat, bidan hingga tenaga penyuluh kesehatan.
“Tapi untuk detailnya jumlah dan tenaga apa saja berdasarkan persetujuan BKN sesuai usulan yang disampaikan pemkot,” jelas Sugiarto.
Kendati jumlah formasi CPNS  sudah ditetapkan sebanyak 79 lowongan, kini pemkot masih menunggu kepastian pelaksanaan pendaftaran dan ujian. Rencananya teknis pendaftaran dan ujian ditentukan oleh BKN. “Informasi yang sudah kami terima, pendaftaarn CPNS dan tes CPNS dilakukan secara online.  Ya nanti paperless,” katanya.

Jika rencana tersebut direalisasi, maka tahun ini merupakan yang pertama kali tes CPNS dilakukan secara online. Sedangkan pada tahun lalu, pendaftaran CPNS Pemkot Malang  sudah dilakukan secara online. “Teknis pelaksanaannya masih menunggu pemberitahuan. Untuk alatnya disediakan oleh pemerintah pusat, sedangkan kita sebagai pelaksana,” kata Sugiarto. Dia memastikan pemkot sudah siap melaksanakan ujian CPNS secara online.
Sampai kemarin sore belum dijelaskan mekanisme dan teknis ujian secara online. Namun menurut Sugiarto, gambaran pelaksanaan ujian secara online yakni peserta menjawab soal ujian yang disajikan secara online dan menjawab dengan fasilitas online pula.
Sementara itu, kuota penerimaan CPNS jalur umum di Kabupaten Malang tahun ini ternyata tidak sesuai harapan. Dari total 4500 orang yang diajukan ke Kemenpan RB dan BKN, ternyata didapat hanya satu persennya saja, yakni 45 orang.
Demikian disampaikan Bupati Malang H Rendra Kresna kepada Malang Post kemarin.  “Kuota CPNS Kabupaten Malang untuk tahun ini tidak banyak, hanya 45 orang saja. Itupun sudah ada penetapan formasinya, seperti dokter, guru, serta analis atau tenaga teknis,” ujar Rendra.

Padahal kebutuhan PNS di Kabupaten Malang dari tahun ke tahun sangat banyak. Sesuai pengajuan awal kebutuhan PNS lebih dari 4500 orang. Dimana 60 persen di antaranya adalah tenaga guru, sisanya adalah tenaga teknis kesehatan dan tenaga di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Belum lagi setiap tahunnya ada ratusan PNS di Kabupaten Malang yang pensiun, namun sampai sekarang belum ada penggantinya. Untuk kebutuhan guru, memang mendesak karena banyak satu sekolah hanya dua PNS. Padahal jumlah guru di setiap sekolah cukup banyak,” tuturnya.

Untuk teknis perekrutan, Rendra yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang ini, masih belum mengetahui. Namun sepengetahuannya, penerimaan CPNS satu pintu lewat online, yang berarti pelamar harus pintar mengoperasikan komputer.
“Semua langsung dari pusat. Kami masih menunggu kepastian pelaksanannya kapan dari pusat,” paparnya.
Sementara itu, sesuai dengan pengumuman pada website Kemenpan RB, pendaftaran CPNS secara online akan dimulai 20 Agustus – 3 September melalui Portal Nasional : http://panselnas.menpan.go.id atau http://sscn.bkn.go.id. Kemudian pelaksanaan tes TKD dan TKB mulai 8 September sampai selesai.

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *