SINGO EDAN TAHAN IMBANG PERSELA 2:2

are

– Kekhawatiran Arema Cronus terhadap status kuda hitam Persela Lamongan menjadi kenyataan. Laskar Joko Tingkir bermain impresif di Stadion Surajaya melawan Singo Edan sore kemarin (8/10). Bahkan, Persela lebih dulu unggul lewat sontekan Addison Alves, sebelum akhirnya saling berbalas gol hingga kedudukan imbang 2-2.
Jika tak ada gol Alberto Goncalves (67’) dan Samsul Arif Munip (87’) dari titik penalti, maka mungkin saja Arema tersandung kuda hitam 8 besar ISL 2014. Sementara, Persela membobol gawang Meiga lewat Addison Alves (3’) dan Taufik Kasrun (81’). Suharno, pelatih Arema mengakui bahwa gol Addison Alves menit 3 membuyarkan konsentrasi timnya hingga akhir babak pertama.

Pelatih Singo Edan  itu mengaku siap bertanggungjawab terhadap hasil imbang di Lamongan. Suharno siap menggenjot para pemainnya dengan latihan evaluasi agar tak mengulangi kesalahan sama di pertandingan berikutnya. Suharno sendiri bersyukur tim asuhannya tidak takluk dari Persela.
“Kita siap bertanggung jawab secara teknis. Kita akan lakukan evaluasi agar kekurangan ini bisa diperbaiki. Tiap pertandingan, kita selalu ada evaluasi. Semoga dengan evaluasi, kelengahan seperti tadi tidak terulangi lagi. Kita sendiri bersyukur tidak kalah dari Persela,” tegas mantan pelatih Gresik United itu.

Namun demikian, CEO Iwan Budianto  mengaku terkesan melihat permainan dari kedua tim sore kemarin. Sebab, ia bisa merasakan tensi dan emosi khas sepakbola Jawa Timuran yang selama ini hilang di babak penyisihan wilayah barat 2014. Pertandingan kemarin menyajikan gaya permainan keras, suporter kedua tim yang panas, dan bench kedua pemain yang penuh emosi.
“Inilah sepakbola iklim Jawa Timur yang selama ini hilang. Di penyisihan wilayah barat, kita tidak menemukan suasana yang seperti ini. Tapi, begitu bertemu dengan Persela, aroma Jawa Timur yang begitu kental membuat saya merasakan iklim panas lagi,” tandas mantan Exco PSSI tersebut.

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *