SATU KOSONG SUDAH CUKUP BUAT AREMA LOLOS KE BABAk SELANJUTNYA

1704-arema-vs-selangor1

MALANG – Arema Cronus harus menang dengan susah payah menghadapi Selangor FA, di lanjutan babak penyisihan Grup F AFC Cup yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Rabu (16/4), kemarin sore. Arema hanya menang tipis 1-0 (1-0) melalui Gustavo Lopes melalui titik putih di menit ke  44.
Dengan kemenangan ini, Ahmad Bustomi dkk memastikan melaju ke babak 16 besar setelah mengumpulkan nilai 10 dari lima kali tanding. Tiga kali menang, sekali seri dan sekali kalah. Arema masih menyisahkan satu laga lagi tandang ke markas Hanoi T & T. Meski kedua tim sudah memastikan diri lolos, namun keduanya berebut menempati posisi juara grup.
Dipertandingan kemarin, Selangor FA yang tidak diperkuat Andik Vermansyah, tampil lebih agresif di awal-awal babak pertama. Apalagi pertandingan yang dipimpin wasit Gamini Nivon Robesh merupakan partai hidup mati bagi kedua tim.
Ketika pertandingan baru berjalan satu menit, Selangor sudah memperoleh tendangan pojok. Arema pun tak mau kalah. Di menit ke tiga, Benny Wahyudi memberi umpan jauh kepada Alberto ‘Beto’ Goncalves. Namun sayang, bola terlalu dekat dengan penjaga gawang Selangor FA Farizal Marlias.
Satu menit kemudian, gempuran pemain-pemain Arema melalui Cristian ‘Loco’ Gonzales mampu membahayakan pertahanan lawan. Namun rapatnya barisan belakang yang dimotori Steve Pantelidis, selalu mereka gagalkan.
Peluang besar Arema untuk mencetak gol terjadi di menit ke sembilan. Lagi-lagi, Cristian Gonzales yang berdiri bebas di luar kotak penalti melakukan tendangan jarak jauh dengan kaki kiri. Arah bola sebenarnya sudah tepat, namun bola mampu ditepis Farizal dan hanya menghasilkan tendangan pojok.
Dua menit kemudian, striker Selangor FA, Paulo setelah mencuri bola dari pemain-pemain belakang Arema, mampu melakukan shooting keras. Beruntung, bola masih melabar dari gawang Kurnia Meiga.
Memasuki menit 25, pemain-pemain Selangor FA sempat melakukan protes keras kepada wasit karena bola dianggap telah melewati garis gawang Arema. Bermula dari tendangan pojok, Mohammad Fitri Shazwan Bin Riduwan yang berdiri bebas menanduk bola. Kurnia Meiga sempat berusaha menahan bola dengan tangannya. Pemain-pemain Selangor menanggapnya bola telah melewati garis sehingga sudah gol.
Namun wasit menganggapnya bola belum masuk. Akibat insiden ini, pemain-pemain Selangor melakukan protes. Skor tetap tidak berubah, 0-0.
Di menit 39 Cristian Gonzales mampu menjebol gawang lawan. Bahkan Aremania yang memenuhi Stadion Kanjuruhan sudah bergemuruh menyambut gol tersebut. Namun, wasit menganggap pemain naturalisasi ini dalam posisi off side. Sehingga skor juga belum berubah.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya terjadi juga di menit ke 44 atau satu menit sebelum pertandingan babak pertama usai. Gol lewat titik putih yang dilakukan Lopes ini tak lepas dari peranan Cristian Gonsales.  Loco yang melakukan tendangan ke arah gawang yang sudah kosong, bola ditahan dengan tangan oleh Muhammad Sharom Bin Abdul Kalam.
Melihat kejadian ini, wasit langsung memberi hadiah penalti. Selain itu, pemain nomor punggung lima itu juga diganjar kartu merah. Diusirnya Sharom ini juga sempat mendapat protes dari pemain-pemain Selangor. Namun,wasit tetap pada pendiriannya. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk Arema.
Memasuki babak kedua, Arema yang unggul jumlah pemain langsung menampilkan permainan menyerang.  Masuknya Samsul Arif di akhir-akhir babak pertama, mampu merepotkan barisan belakang lawan.
Untuk menambah daya dobrak, pelatih Suharno juga memasukkan Sunarto mengantikan Irsyad Maulana. Meski terus mengurung dan memiliki banyak peluang, tak satu pun gol yang tercipta. Begitupula Selangor FA, meski bermain sepuluh pemain, mereka berusaha mencuri gol. Beberapa peluang sempat mereka ciptakan di babak kedua ini. Hanya saja, hingga peluit panjang, tak satu pun gol yang tercipta.
Meski menang tipis, namun pelatih Suharno mengaku puas dan bangga dengan perjuangan yang dilakukan pemain-pemainnya. ‘’Pertandingan tadi memang cukup berat. Alhamdulillah kita bisa menang,’’ kata Suharno.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *