SATPOL PP BERSIHKAN PARA PKL LIAR DI BATU

Satpol batu

BATU- Operasi pembersihan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu, berbuah manis. Sebanyak 40 yang biasa berjualan di sekitaran Alun-Alun dijaring, dan kesemuanya ngaku kapok dan pilih mencari lokasi lain untuk mencari nafkah.
“ Ya, mereka semuanya berjanji tidak mengulangi berjualan di Alun-Alun. Bahkan mereka siap dijatuhi sanksi lebih berat sekaligus penyitaan barang dagangannya, bila ketahuan kembali ke Alun-Alun,”jelas Kasi Perundang-Undangan Satpol PP, M. Yamil,  Senin (16/6).

Dia menyebut, dalam operasi Jumat-Sabtu lalu, pihaknya juga berhasil menemukan 20 ijin usaha habis seperti milik sebuah hotel, warung, dealer sepeda, dan penggilingan padi. PKL dan pemilik usaha itu terjaring dan tidak mampu menunjukkan persyaratan baru yang dimilikinya. Apalagi mereka juga dianggap sudah berulang kali melakukan pelanggaran sama, namun tak kunjung jera.”Mereka akan menjalani sidang yustisi, Rabu besok (hari ini),’’jelas bapak dua orang anak itu.
Kepala Satpol PP, Robiq Yunianto menegaskan, pihaknya akan terus melakukan operasi. Hal itu bukan untuk menepis anggapan tidak memiliki nyali, melainkan untuk menjalankan aturan.”Tindakan kami ini murni untuk menegakkan peraturan, khusus untuk tempat usaha yang tidak berijin ataupun ijinnya sudah habis demi peningkatan pemasukan PAD,”tegasnya.

Kemarin, PKL yang kena razia, mendatangi Kantor Satpol PP di Jalan IR Soekarno atau di pertigaan Pendem. Mereka mengisi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).”Saya sudah kapok ditangkap lagi, dan kami akui jika perbuatan kami melanggar peraturan,”aku Sumali, salah satu pedagang di sekitar Alun-Alun

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *