SAMBA DARI MALANG KUTIP MEDIA LOKAL JERMAN SAAT AREMA MENAHAN IMBANG HAMBURG SV 2:2

ham

MALANG – Arema Indonesia dan Aremania makin mendunia. Kesuksesan menahan imbang Hamburg SV di Stadion Kanjuruhan, Senin (6/1) lalu menuai respon dari media di Jerman. Salah satu media lokal Jerman, Hamburger Morgen Post, bahkan membuat berita tersendiri tentang pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 itu.
Dalam situs beritanya www.mopo.de yang berbahasa Jerman, Arema dan Aremania disebut sebagai tim dan suporter yang merepresentasikan sepakbola gaya Brasil alias samba.
“HSV jadi tamu dalam pesta Samba paling gila milik Indonesia,” ujar koran yang fokus mengangkat berita-berita di kota Hamburger, termasuk HSV itu.
Dalam pemberitaan tersebut, antusiasme publik sepakbola Malang sangat tinggi menyambut HSV ke Stadion Kanjuruhan. Namun, begitu memasuki kandang Singo Edan, disebutkan bahwa HSV-lah yang terkesima oleh sajian atraksi Aremania satu jam sebelum pertandingan.
“Para bintang Bundesliga terpaku oleh bendera besar yang terbentang di tribun. Suporter menyajikan konser yang gila, mereka bernyanyi, menabuh drum, bergerak secara teratur dari kanan ke kiri, dari atas ke bawah, ada kembang api ditembakkan ke langit,” tutur koran tersebut.
Para pemain HSV yang merupakan pesepakbola profesional, disebutkan langsung mengeluarkan handphone di tengah lapangan, merekam serta mengambil foto kegilaan Aremania itu. Tolgay Arslan, gelandang HSV menyebut bahwa dia tak pernah melihat suporter seperti ini sebelumnya.
“Aku merinding melihat suporter seperti ini. Pendek kata, sangat mengesankan. Ini adalah sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya,” ujar Tolgay dalam koran ini.
Bahkan, Direktur Olahraga HSV Oliver Kreuzer menyebut bahwa Aremania adalah suporter yang sangat kreatif.
“Mereka sangat-sangat kreatif. Luar biasa, sesuatu yang tak pernah saya lihat,” tutur Oliver Kreuzer.
Benar saja. Gaya sepakbola Arema, serta budaya suporter Aremania, diibaratkan seperti suporter Amerika Latin, khususnya Brasil. Bahkan, dari berita tersebut, disebutkan bahwa lewat Arema, budaya sepakbola Indonesia layak disebut sebagai Brasil-nya Asia.
Trio latin Beto Goncalves, Cristian Gonzales sampai Gustavo Lopes tentu saja memperkuat imej Arema sebagai tim yang bergaya sepakbola Amerika Latin.
Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut bahwa sebuah kebanggaan Arema dan Aremania disebut sebagai Brasilnya Asia.
“Ya sebuah kebanggaan tentunya bagi Arema dan Aremania, disebut mewakili gaya sepakbola Brasil, bukan cuma permainannya, suporternya pun seperti suporter Brasil, yang dikenal antusias dan fanatik, ini akan bikin Arema dan Aremania mendunia,” tutupnya

Kata Kunci :

  • arema mendunia
  • virgo cristian tribun
Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *