RAPAT DI HUTAN KOTA

batuku

KOTA BATU Terobosan baru dilakukan oleh Eddy Rumpoko Wali Kota Batu selepas memimpin apel di Stadion Brantas, Senin (6/10) pagi. Bagaimana tidak, bila biasanya coffe morning dibaringi rapat dengan pimpinan SKPD dilakukan di Ruang Praja Pemkot, kemarin secara mendadak dialihkan di Hutan Kota Bondas Jalan Sultan Agung.
Sudah barang tentu, begitu keluar stadion setelah upacara kemarin banyak pimpinan SKPD yang akan menaiki mobilnya, balik kucing berlarian mengikuti ER sapaan putra sulung Ebes Sugiyono mantan Wali Kota Malang, itu menuju hutan kota

Di areal itu, ER menggelar apel kedua sekaligus mengingatkan pimpinan SKPD bahwa hutan kota itu dibangun menggunakan anggaran cukup besar. Karena itulah dia minta seluruh pimpinan SKPD untuk melu handarbeni (ikut memiliki hutan kota ini. “Saya melihat secara langsung, hutan kota ini kurang terawat, kurang diperhatikan dan dibutuhkan penataan yang lebih serius lagi,” ujarnya.

Di hadapan para pejabatnya itu, dia menekankan bahwa hutan kota tersebut membutuhkan penambahan jumlah pohon plus penataan manajemen pengelolaannya. Tak hanya itu, ER memutuskan setiap hari secara bergiliran semua SKPD harus menggelar apel di hutan kota, dilanjutkan bersih-bersih. Penjadwalan diserahkan kepada Sekretariat Daerah, sedangkan untuk pengadaan sarana prasarana tambahan lainnya, ditangani oleh masing-masing leading sector.
“Taman kota ini taman milik pemerintah, kita akan serius untuk menangani hutan kota ini,” tandasnya yang menambahkan selama beberapa hari ini, dia akan terus berada di hutan kota itu untuk melihat perkembangan yang ada.
DIKEMBANGKAN

Ke depan, Pemkot Batu akan mengembangkan hutan kota di masing-masing wilayah kecamatan yang ada. Jika perlu, Pemkot akan mengalokasikan anggaran untuk penataan jauh lebih baik lagi.
Tak peduli terik sinar matahari mulai menyengat kulit, kemarin ER tetap bertahan bak berpindah kantor ke hutan kota, termasuk harus sarapan pagi bersama dilakukan di lokasi itu.

Ketika beberapa pimpinan SKPD sudah mulai kepanasan dan harus memakai topi, ER malah terlihat terlibat perbincangan serius dengan Widodo Sekda Kota Batu, Enny R, Kepala Bappeda serta Arif As Sidiq Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan. Sesekali dia mengawasi beberapa pegawai SKPD, yang membabati rumput serta membuang tumpukan sampah di sekitar lokasi.
Cara-cara seperti itu, menurut ER akan terus dilakukannya. Berpindah kantor seperti kemarin itu, juga pernah dilakukan oleh orang nomor satu di Pemkot Batu ini saat memimpin percepatan pembangunan Dusun Srebet, Desa Pesanggrahan, beberapa tahun yang lalu.

Saya akan terus lakukan ini, dulu hutan kota ini kan tidak pernah diperhatikan. Dengan cara ini, sekarang sudah ada perhatiannya dan kalau perlu nanti kita akan sidak salah satu lokasi proyek tertentu,” pungkasnya

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *