PULUHAN KADES TUMBANG SEHABIS MAKAN MALAM

kades

MALANG Dengan berjalan sempoyongan,Kades  Bajulan, Kabupaten Nganjuk, Madin,  mendekati kerumunan di selasar Rumah Sakit Syaiful Anwar, Rabu (22/4/2015) malam. Meski pusing, namun dia tak sampai ambruk. Dia menemui teman-temannya yang berasal dari Nganjuk, beristirahat, sembari berbincang dengan mereka. “Saya itu cuma makan ikannya sedikit sekali. Makan setengah porsi tapi tak habis karena langsung pusing,” kenang pria berusia 45 tahun.

Meski demikian, tubuh Madin seusai menyantap makanan langsung lemas, wajahnya merah. Ia juga harus dibopong untuk diperiksa di klinik yang terdapat di Balai Pelatihan dan Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Rabu malam Setelah mendapat perawatan di klinik, Madin pun diperkenankan pulang. Ia mengaku hanya diberi obat oleh petugas klinik, lalu beristirahat sebentar kemudian diperkenankan pulang.Madin pun mengunjungi tiga temannya, serta 22 Kades lain yang dirawat di RSSA. Ia ingin membuktikan solidaritas, termasuk mencari teman ngobrol karena situasi di Balai pelatihan sepi.

Sebelumnya, puluhan Kepala Desa di Jawa Timur, yang mengikuti ‘Diklat Pengembangan Kapasitas SDM Kepala Desa yang Baik Tahun 2015’ di Balai Pendidikan dan Pelatihan Jatim dilarikan ke rumah sakit, Rabu malam. Sebagian besar peserta Diklat mengaku pusing, mual, serta mengalami gatal di sekujur tubuh usai menyantap menu ikan laut.

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *