PERSIAPAN LOMBA CUSTOMS CYCLING KOTA MALANG

srpeda

MALANG, Masuk tiga besar menjadi harga mati bagi atlet sepeda pada LCC (lomba customs cycling) seri II di Gunungkidul pada 22–24 Agustus mendatang. Hal ini membuat atlet sepeda tidak bisa santai-santai dalam menghadapi LCC II ini.

Sebab, persaingan dalam memperebutkan posisi ketiga ini dinilai sangat ketat. Pasalnya, saat ini kekuatan atlet sepeda dinilai sudah hampir merata di semua daerah. ”Kami harus kerja lebih keras lagi untuk bisa mengamankan tiga besar itu. Sebab, LCC seri II mendatang pasti lebih ketat persaingannya, karena daerah lain sudah saling mengantongi peta kekuatan lawan,” kata Crismonita Dwi Putri, salah satu atlet sepeda Kota Malang yang akan berlaga di LCC seri II, kemarin.

Sementara itu, Sugeng Tri Hartono, pengurus bidang pembinaan dan prestasi ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Kota Malang menambahkan, pihaknya merencakan akan mengirimkan 8–10 atlet pada LCC seri II mendatang. Tapi jumlah ini akan didominasi atlet pemula. ”Regenerasi tujuan kami. Ini untuk mempersiapkan atlet tangguh ke depan. Jadi, anak-anak butuh jam terbang,” ucap pria yang menjadi pengurus ISSI sudah tiga periode itu.

Ditambahkan, ada beberapa daerah yang dinilai menjadi pesaing terberat Kota Malang pada LCC II. Yakni, tim dari Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jepara. ”Tiga daerah mengalami perkembangan signifikan di cabor sepeda. Jadi, kami harus selalu waspada,” tandasnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada para atlet agar memanfaatkan waktu sisa untuk latihan keras. Tujuanya agar mereka bisa memberikan penampilan terbaiknya pada LCC II mendatang. ”Harus mau kerja keras jika ingin jadi yang terbaik,” terang mantan atlet sepeda itu.

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *