PERSIAPAN AREMA JELANG MENGHADAPI PERSEPAM DI IIC 2014

inter
Arema Indonesia, tak mau jumawa dalam gelaran turnamen pra musim, Inter Island Cup (IIC) 2014. Kendati ditunjuk sebagai tuan rumah, Singo Edan pantang meremehkan lawan. Termasuk, jelang pertandingan pertama IIC 2014, lawan tim asal Pulau Madura, Persepam Madura United.
Tim yang dikomandoi Suharno-Joko ‘Gethuk’ Susilo ini menegaskan, Persepam sama sekali bukan tim yang bisa dianggap remeh. ‘’Persepam satu-satunya tim yang bisa menahan imbang Arema di Menpora Cup 2013. Mereka tim yang ngotot,’’ terang Suharno kepada Malang Post kemarin.
Pelatih berdomisili di Sengkaling ini mengaku melihat sendiri di Stadion Kanjuruhan, saat Persepam mampu meredam Arema. Cristian Gonzales dkk, dibikin bersusah payah sebelum meraih hasil imbang 2-2. Dua gol Keith Kayamba Gumbs dan Beto Goncalves dibalas oleh Zaenal Arif dan Ezequiel Gonzales.
Dari pengalaman ini, Suharno menyebut tim asuhan Daniel Roekito ini bukan lawan sembarangan. Secara teknis, pelatih berusia 54 tahun itu menilai Daniel sebagai pelatih yang pandai atur strategi.
‘’Dia selalu menumpuk pemain di tengah dan mengandalkan para defender yang kuat. Dia andalkan bola dari sayap dan counter attack,’’ kata Suharno.
Selain itu, secara mental, Persepam adalah tim yang berkarakter khas Jawa Timuran. Keras, lugas dan tanpa kompromi. Pertemuan antara Arema dan Persepam, selalu menghasilkan pertandingan yang seru dan enak ditonton. Sebab, kedua tim sama-sama berkarakter ngotot.
‘’Mereka juga tim yang keras dan penuh semangat. Setiap kali kita bertemu Persepam, pertandingan pasti seru. Kita siap adu ngotot lawan Persepam,’’ terang pelatih yang mempersembahkan gelar juara liga pada Gelora Dewata itu.
Suharno menyebut, Persepam musim ini cukup berbahaya. Sebab, dibandingkan skuad musim lalu, komposisi Persepam yang sekarang tak banyak diubah.
Para pemain kunci yang mampu menjaga Persepam tetap di ISL, masih dipertahankan. Issac Jober, Zaenal Arif, Rossy N, Guy Junior hingga Alain N’Kong masih berkostum Sapeh Kerap, julukan Persepam.
‘’Mereka tak banyak mengganti pemain. Skuad inti musim lalu masih dipertahankan. Ada beberapa pemain saja yang masuk ke Persepam, seperti Slamet Nurcahyo, Silvio Escobar, serta kiper Firmansyah dan Geri Mandagi. Sisanya bertahan, skuad ini masih utuh,’’ tegas pelatih kelahiran Klaten itu.
Dengan utuhnya tim pujaan Taretan Mania ini, Persepam memiliki kekompakan serta pengertian antar pemain yang cukup baik.
Sementara itu, Persepam Madura United membawa 21 pemain untuk berlaga di Inter Island Cup 2014. Sore kemarin, Persepam berangkat dari Pamekasan menuju Malang. Dari informasi yang dihimpun, pemain yang berangkat adalah tiga kiper Firmansyah, Syaifuddin dan Geri Mandagi.
Lalu, defender adalah Firly Apriansyah, Facruddin W, Achmad Rifai, Sillah Abu Bakar, Michael Orah, Denny Rumba dan Aditya Putra Dewa. Pemain tengah Persepam adalah Slamet Nurcahyo, Raul Asprilla, Ade Suhendra, Issac Jober, Rossy N serta Busari. Untuk striker, Daniel Roekito membawa Zaenal Arif, Guy Junior, Silvio Escobar, Alain N’Kong dan Khoirul Mashuda.
Para pemain Persepam menginap di Regent Park Hotel. Daniel Roekito mengungkapkan, Persepam menargetkan jadi juara grup dan tembus delapan besar IIC 2014. Dia optimis karena kondisi Persepam yang sudah lebih baik ketimbang akhir tahun 2013. ‘’Dibandingkan saat persiapan jelang ujicoba Desember lalu, saya lihat anak-anak kondisinya lebih baik,’’ terang Daniel.
Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *