PEMErIKSAN ODONG-ODONG DI JATIM PARK

pol

BATU – Setelah merazia Odong-Odong atau kendaraan kelinci yang biasa mangkal di kawasan Alun-Alun, kemarin petugas Lantas Polres Batu beralih melakukan kegiatan sama di tempat-tempat wisata, salah satunya Jatim Park Group.
Di arena obyek wisata terbesar Kota Batu, itu polisi  mengecek kelengkapan kendaraan yang secara khusus didatangkan dari Italia itu. Tiga unit Odong-odong milik Jatim Park, memang dipergunakan sarana angkutan wisatawan di areal tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan, polisi pun menyimpulkan bahwa Jatim Park mengoperasikan kendaraan kelinci itu sudah sesuai prosedur. Dokumen kendaraan dan SIM operatornya, juga lengkap apalagi hanya dikhususkan beroperasi di sekitar obyek wisata itu.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP I Gusti Made Merta mengatakan, operasi tersebut untuk menindaklanjuti kegiatan serupa sebelumnya.”Sejauh ini masih penertiban dibarengi sosialisasi, dan untuk selanjutnya pasti ada tindakan bila sampai ada yang melanggar,’’jelas Made, panggilan akrabnya.

Menurutnya, Odong-Odong milik Jatim Park itu aman bagi penumpang. Kesimpulan itu bukan berarti pihaknya tebang pilih, namun didasarkan hasil pemeriksaan di lapangan. Selain itu, Odong-Odong Jatim Park berbeda dengan yang biasa beroperasi di sekitar Alun-alun, yang jelas-jelas rakitan atau hasil modifikasi sekaligus dioperasikan di jalan raya. Odong-odong yang lain, selain melanggar UU Lalu Lintas, juga bisa menimbulkan kemacetan plus keselamatan penumpangnya.
‘’Sedangkan  Odong-odong di Jatim Park, dijadikan sarana angkutan dari obyek wisata satu ke lainnya,’’terangnya.

Tentang langkah razia lanjutan, dikatakan bakal kembali dilakukan di kawasan Alun-alun. ’’Kami akan melakukan pemeriksaan di Alun-alun lagi, untuk mengetahui kelengkapannya. Bila tidak lengkap, maka yang bersangkutan bakal ditindak. Menyangkut urusan keselamatan orang banyak kami tidak main-main,”tegasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian bersama Dishub dan Satpol PP, pekan lalu melakukan razia odong-odong yuang sudah lama beroprasi di sekitar Alun-alun. Hal itu dilakukan setelah muncul kecelakaan lalu lintas anatara Odong Odong dengan kendaraan lainnya, yang menimbulkan korban jiwa

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *