PELATIHAN PENAS XIV DI KABUPATEN MALANG

PENAS

KEGIATAN Pekan Nasional (Penas) XIV Petani Nelayan di Kabupaten Malang, bakal dimanfaatkan puluhan ribu peserta seluruh Indonesia untuk menimba ilmu. Untuk itu, panitia penyelenggara daerah telah menyiapkan 35 tempat magang maupun pelatihan yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Malang. Koordinator Bidang VI Sinkronisasi Program Pembangunan Pertanian Pusat dan Daerah Penas XIV Petani Nelayan, MT Wardhana Widhijanto mengatakan ada dua tempat magang yang menjadi andalan.

Yakni budidaya pelebahan di Desa Jeru, Tumpang dan agroforestry di Desa Wirotaman, Ampelgading. “Untuk agroforestry ini merupakan perpaduan hutan, perkebunan, dan pertanian menjadi satu tempat,” ujarnya.  Menurut dia, program agroforestry sangat diminati para peserta. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peserta yang telah mengirimkan formulir pendaftaran untuk magang di tempat tersebut. Seperti salah satunya,  penggunaan kayu pohon tidak hanya untuk ditebang dan dijadikan berbagai kerajinan.

Melainkan masyarakat atau petani, juga memanfaatkannya dengan aneka tanaman tumpang sari. Salah satu tanaman tumpang sari yang menjadi andalan di tepat tersebut adalah pohon pisang emas kirana. “Pohon pisang emas kirana tersebut sudah dikirm ke berbagai daerah di Jawa Timur. Dan produk itu menjadi andalan kami saat kegiatan magang Penas XIV nanti,” kata pria berkacamata ini. Selain itu, budidaya pelebahan di Desa Jeru, Tumpang juga diminati

Selain menghasilkan madu, rumah lebah bisa diolah menjadi makanan. Tidak hanya fokus pada magang maupun pelatihan, MT Wardhana Widhijanto menegaskan juga fokus pengembangan pengolahan hasil pertanian maupun perekebunan. Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Malang ini, mengaku seluruh peserta magang acara empat tahunan ini juga mendapatkan materi pengembangan pengolahan.

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *