PARA PENDAKI DI SEMERU MENINGKAT LAGI

pen.semeru

TUMPANG – Pasca penutupan jalur pendakian ke Semeru, animo pendaki ke gunung yang terletak di Timur Kabupaten Malang itu, mengalami peningkatan. Dari data petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), jumlah pendaki yang akan ke Semeru mencapai 500 orang.
“Mulai tahun ini ada pembatasan pendakian ke Semeru. Ada pun pembatasan itu, per tanggal 23 Mei sampai 28 Mei, pendaki yang melalui jalur Malang maksimal 500 orang. Lebih dari itu, tidak boleh dan harus menunggu di hari berikutnya. Sementara dari kuota itu, sudah penuh karena beberapa diantaranya sudah dipesan oleh pendaki,” kata Kepala Seksi TNBTS Wilayah II Tumpang, Novita Kusuma Wardani.
Ditambahkan Novita, pembatasan yang diberlakukan itu, tidak terlepas dari aktifitas gunung yang masih berstatus waspada. Karenanya, sampai kapan pembatasan itu dilakukan, belum bisa dipastikan.

“Apa yang dilakukan sifatnya antisipasi. Pembatasan itu, pun juga perintah dari atas setelah koordinasi dengan Badan Vulkanologi,” ungkapnya seraya menjelaskan jalur Semeru baru dibuka per 5 Mei lalu.
Masih menurut Novita, pembatasan terhadap pendaki ke Semeru, juga berlaku untuk mereka yang ingin ke puncak. Jika sebelumnya pendaki diperbolehkan sampai puncak, maka untuk sementara hanya diwajibkan maksimal di titik akhir Kali Mati. Lebih dari itu, maka pendaki akan dilarang oleh petugas TNBTS.
“Pendaki sementara tidak boleh sampai puncak. Dengan kata lain, kawasan puncak masih tidak cukup aman untuk didatangi,” tambahnya.

Disinggung mengenai penutupan jalur pendakian, perempuan itu menjelaskan, salah satu alasannya adalah karena status gunung Semeru. Kemudian, kondisi saat itu yang sering hujan dan badai. Sehingga, dilakukan penutupan untuk menghindari kejadian yang tidak diharapkan terhadap pendaki.
“Demi keamanan bersama, makanya sampai sekitar empat bulan dilakukan penutupan. Baru setelah dianggap aman, petugas melakukan pengecekan dan pembersihan jalur. Baru kemudian, pendaki mulai diperbolehkan ke Semeru dengan batasan Kali Mati,” paparnya.
Selain Semeru, tambahnya, pemberlakuan sama juga dilakukan terhadap wisatawan yang akan ke Bromo. Mereka yang berangkat dari TNBTS Tumpang, dihimbau untuk tidak sampai ke kawah. Ada pun batasannya, sekitar 1 kilometer dari kawah Bromo.
“Pemberlakukan ini juga berlaku bagi mereka yang akan ke Bromo,” terangnya

 

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *