PARA PEMUDIK KOTA MALANG MENGGUNAKAN SARANA BUS MENURUN

transportasi

Lebaran tahun 2014 ini menjadi masa paling suram bagi pengusaha bus. Karena jumlah penumpang menurun tajam dibandingkan dengan tahun lalu. Padahal, momentum Lebaran ini harusnya menjadi masa panen pengusaha bus.

Wakil Kepala UPT Terminal Arjosari Agus Ruskandi menjelaskan, terhitung dari H-7 Lebaran hingga H+1, penurunan penumpang mencapai 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini, jumlah penumpang H-7 hingga H+1 Lebaran hanya 221.614 orang, sedangkan pada tahun 2013 lalu jumlah penumpang hingga H+1 Lebaran adalah 244.128 orang.

Menurut Agus, ada beberapa faktor yang mempengaruhi menurunnya jumlah penumpang di satu-satunya terminal jenis A di Kota Malang tersebut. Di antaranya adalah adanya penambahan jalur pemberangkatan kereta api dan penambahan maskapai penerbangan di landasan udara Abdulrachman Saleh. ”Adanya penambahan jalur pemberangkatan oleh PT KAI dan penambahan maskapai penerbangan membuat masyarakat yang naik bus jadi berkurang,” terangnya.

Faktor lain yang paling banyak membuat penumpang angkutan umum jenis bus berkurang di Lebaran tahun ini adalah maraknya tren penumpang yang lebih memilih pulang menggunakan jasa travel atau mobil pribadi. Agus berpendapat, naiknya taraf ekonomi masyarakat Kota Malang sekarang ini turut ikut andil dalam berkurangnya jumlah penumpang bus. ”Masyarakat sekarang kan semakin mampu ya, mampu membeli kendaraan pribadi. Mereka memilih mudik dengan kendaraan masing-masing,” terang Agus lagi.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Wahyu Setyanto membenarkan adanya penurunan jumlah penumpang di Terminal Arjosari. Wahyu juga mengungkapkan pendapat senada sehubungan dengan berkurangnya jumlah penumpang bus tersebut. ”Menurut pengamatan kami, jumlah kendaraan pribadi di jalanan tahun 2014 ini memang bertambah. Akibatnya jumlah penumpang bus ikut berkurang,” terang Wahyu.

Hanya saja, dengan bertambahnya kendaraan pribadi di jalanan, efek sampingnya adalah potensi kemacetan yang makin bertambah tiap tahunnya. ”Karena sekarang lebih sering macet, jadi lebih rawan kecelakaan,” tandas Wahyu.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *