NASDEM BUKA CALON PENDAFTARAN CABUP MALANG ?

pemilu

KEPANJEN  Mendekati pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang pada Desember 2015 ini, satu per satu partai politik (parpol) mulai membuka pintu pendaftaran bakal calon bupati (cabup). Setelah PDIP, kali ini giliran Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang membuka pendaftaran secara terbuka, mulai 26 Februari kemarin hingga 6 Maret.

Apa yang dilakukan oleh Nasdem ini, boleh dibilang sebagai langkah yang penuh percaya diri. Sebab, Nasdem hanya memiliki empat kursi, atau hanya menguasai delapan persen kursi di DPRD Kabupaten Malang. Jauh dari syarat minimal untuk bisa mengusung cabup sendiri dalam Pilbup 2015, yakni harus menguasai 20 persen suara di dewan.

Ketua DPD Partai Nasdem Dewanata Kresna pun menyadari posisi dari partainya di Kabupaten Malang. Tapi, hal itu tidak menghalangi Nasdem untuk membuka pendaftaran bacabup. ”Membuka pendaftaran cabup merupakan instruksi dari DPP. Ini merupakan kepentingan global, karena pilkada tidak hanya di Kabupaten Malang, tapi juga di provinsi, kota/kabupaten lain,” kata Dewa, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, kemarin (28/2).

Dengan delapan persen kursi di dewan, Nasdem mau tidak mau harus berkoalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung cabup sendiri. Nasdem tidak seperti PDIP dan Golkar yang bisa sendirian mengusung cabup. Karena tidak bisa mengusung sendiri calonnya, bisa dikatakan bahwa daya tarik Nasdem di mata orang-orang yang punya rencana maju pilbup, cukup lemah.

Nasdem tidak bisa dibandingkan dengan PDIP yang mendapatkan animo sangat besar dari masyarakat ketika membuka pendaftaran bacabupnya. Seperti diketahui, ada lima orang yang pada akhirnya secara resmi mendaftar penjaringan bacabup dan juga bakal calon wakil bupati (bacawabup) PDIP.

Minimnya animo masyarakat untuk mendaftar via Nasdem bisa dilihat dari perkembangan sementara ini. Meski pendaftaran sudah dibuka sejak 26 Februari lalu, belum ada satu pun yang mendaftar. Bagaimana bila sampai 6 Maret tidak ada satu pun yang mendaftar? ”Sejauh ini yang mendaftar belum ada. Tapi yang sudah komunikasi sudah ada. Tidak masalah (bila tidak ada yang mendaftar). Yang jelas, kami sudah melakukan komunikasi politik (lewat pembukaan pendaftaran cabup),” kata Dewa.

Sejatinya, tanpa membuka pendaftaran bacabup, DPD Nasdem sudah punya daftar nama yang diajukan kepada DPP. Hanya saja, Dewa enggan menyebut siapa saja nama-nama itu. ”Kami menggandeng lembaga survei untuk mencari nama-nama itu. Kalau sudah waktunya, akan kami rilis. Kami masih menunggu instruksi DPP,” kata dia.

Begitu pun dengan keputusan, apakah Nasdem berani mengusung cabup, ataukah ’hanya’ menawarkan cawabup kepada partai lain atau koalisi, Dewa juga masih menunggu instruksi DPP. ”Tapi kalau boleh jujur, bagi kami di Kabupaten Malang, cawabup itu sudah luar biasa,” ujar putra dari Bupati Malang Rendra Kresna ini.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *