MINIMNYA DANA UNTUK TIM GOKRAT

sportifo

MALANG KOTA –  Tim gokart Universitas Brawijaya (UB) tidak hanya dituntut kerja keras dalam menghadapi kejuaraan Rotax Max Challenge seri IV di Sentul Oktober mendatang. Tapi, mereka juga harus iuran sendiri untuk memenuhi semua akomodasi saat mengikuti kejuaraan.

Pasalnya, dana yang cair dari kampus hanya mampu mengakomodasi setengah dari jumlah kebutuhan total. Misalnya, pada kejuaraan seri sebelumnya, kebutuhan untuk mengikuti kejuaraan satu tim mencapai Rp 10 juta, tapi kampus hanya memberikan dana Rp 5 juta.  ”Jadi kekurangannya sering urunan sama teman-teman. Karena kami ingin ikut membawa nama baik kampus di kejuaraan itu,” kata Manajer Tim Gokart UB Syafril Abdillah di sela-sela mendampingi latihan tim gokart di depan fakultas hukum UB kemarin sore.

Menurutnya, tim gokart UB sebanyak 13 orang. Jumlah ini mulai dari pembalap, mekanik hingga manajemen. ”Ini memang sudah jadi regulasinya lomba. Jadi tidak bisa dikurangi lagi,” ucap pria asal Sidoarjo itu.  Dia menambahkan, pada kejuaraan nanti tim UB menargetkan minimal juara III.  ”Juara III bagi kami sudah bagus untuk kondisi sarana dan prasarana saat ini,” terang semester VI itu.

Sementara itu, pembalap tim gokart UB Lukman Hakim menambahkan, dia siap memberi yang terbaik pada kejuaraan tersebut. Karena seri sebelumnya dia hanya masuk sampai nomor empat. ”Jadi seri IV nanti saya yakin bisa juara III. Makanya saat libur kami tetap latihan agar tercapai target itu,” ungkap mahasiswa semester VI itu.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *