MASIH BANYAK WARGA BATU YANG BELUM MEMILIKI E-KTP

ektp

BATU– Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mencatat sebanyak 24.880 warga belum terekam kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), karena salah satu kendalanya yakni kesadaran warga masih rendah untuk mengurus e-KTP. ”Banyak warga yang tinggal di pelosok enggan mengurus e-KTP,” kata Maulidiono, Kepala Dispendukcapil Kota Batu saat diwawancarai di ruangannya siang kemarin (21/7).

Pada mulanya jumlah wajib perekaman e-KTP mencapai 159.060 warga. Namun yang terealisasi perekaman e-KTP hingga 15 Juli mencapai 134.180 warga. ”Sebanyak 24.880 warga belum terekam e-KTP,” ungkap dia.

Lanjutnya, Maulidiono menjelaskan, warga yang belum terekam itu diketahui warga Batu yang bekerja di luar kota. Ada yang menempuh pendidikan atau bekerja di luar kota. Untuk yang tinggal di Kota Batu, mereka adalah orang tua yang berada di pelosok dan para siswa SMA yang belum mengurus, padahal usianya sudah 17 tahun. ”Mengurus e-KTP tak rumit, hanya membutuhkan waktu untuk surat pengantar dari RT/RW hingga kecamatan, terus bisa dibawa ke Disdukcapil,” jelas Maulidiono.

Untuk merekam warga yang belum terdata di e-KTP. Disdukcapil sudah menyediakan perekaman di tingkat desa dan beberapa sekolah SMA/SMK. ”Hingga Juli ini, terdapat 2.199 yang terekam dari tingkat desa, sementara perekaman di SMA/SMK/MA mencapai 717,” beber dia.

Masalah e-KTP ini, imbuh dia, jadi isu nasional yang tak kunjung usai. Bahkan cenderung program yang kacau. ”Program ini tak jelas. Artinya tidak jelas waktu tunggu yang diberikan sejak rekam data di kelurahan/desa. Kemendagri tidak punya standar operasional,” kata dia.

Karena kacaunya program e-KTP ini, banyak warga yang komplain. Mereka sudah melakukan perekaman data, namun e-KTP-nya tak kunjung ada. Oleh karena itu, Disdukcapil melayani perekaman KTP konvensional karena banyak warga yang membutuhkan cepat. ”Baik untuk daftar polisi atau TNI, dan juga melamar pekerjaan,” tandas dia

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *