KETENANGAN ADALAH KUNCI UTAMA MENGGAGALKAN PENALTY MALAYSIA UJAR KURNIA MEIGA

jhon

Laga semifinal antara Indonesia vs Malaysia di Stadion Thuwunna YTC, Yangoon, berakhir sama kuat hingga babak tambahan dan berlanjut adu penalti. Dalam duel sengit tersebut, kiper Indonesia, Kurnia Meiga mampu menggagalkan dua tendangan penalti pemain Malaysia sekaligus meloloskan Garuda Muda ke final.

Kiper utama Arema tersebut sukses mementahkan eksekusi pertama pemain Malaysia, Rozaimi. Bola yang melambung rendah di sisi kiri Meiga mampu ditepis dengan mudah olehnya.

Penendang kedua Malaysia pun dibuatnya gigit jari. Eksekusi Shahrul bin Mohd Saad ke sisi kanan bawah Meiga berhasil ditebak dan ditangkap dengan baik oleh kiper 21 tahun itu.

“Alhamdullilah saya bisa menahan dua tendangan penalti Malaysia hari ini. Kemenangan ini buat seluruh bangsa Indonesia,” ucap pemain yang akrab disapa Entong ini usai laga.

Meiga mengungkapkan kunci keberhasilannya mengatasi dua tendangan penalti itu adalah ketenangan. Dia mencoba tenang saat memasuki lapangan ketika adu tendangan penalti.

“Siapapun kipernya pasti saat menghadapi situasi ini akan merasa gugup. Namun, jujur saya sejak awal yakin bisa melaluinya dengan baik,” imbuhnya.

Di ISL musim lalu, Meiga memang memiliki rekor yang lumayan bagus dalam hal menahan tendangan penalti. Meiga sukses menahan dua dari empat tendangan penalti yang diganjarkan wasit

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *