KEINGINAN “KECENG” UNTUK AREMA

keceng

Zlatan Ibrahimovic berkali-kali tercatat hanya menjadi penonton saat klub yang ditinggalkan semusim sebelumnya mengangkat trophy Liga Champion Eropa. Kutukan serupa menimpa Arif Suyono setelah dia meninggalkan Arema di musim 2009 silam.

Musim 2008/2009 menjadi musim terakhir pemain yang biasa dipanggil Keceng tersebut di Arema. Bersamaan dengan dia putuskan hengkang ke Sriwijaya FC, Arema yang ditinggalkannya menjadi kampiun Indonesia Super League 2009/2010.

Setelah dua musim bermain untuk Laskar Wong Kito, di musim 2011/2012 Keceng memutuskan melanjutkan petualangannya ke Kutai Kartanegara. Namun malang, begitu memperkuat Mitra Kukar, di musim yang sama SFC yang ditinggalkannya menjadi juara ISL 2011/2012.

Kini jelang kompetisi musim 2014 mendatang, Keceng pulang kandang lagi ke bumi Arema untuk memperkuat barisan tengah Singo Edan demi kembali ke masa kejayaan dulu sebagai juara ISL. Tentunya Keceng juga ingin mengapus kutukan juara yang menghinggapi tubuhnya.

“Mungkin saya kurang beruntung soal gelar ISL. Saya kembali ke Arema sekaligus berharap bisa juara ISL di Kanjuruhan. Dengan kekuatan sekarang, saya optimistis Arema bisa menjadi salah satu kandidat juara ISL 2014,” tutur pria kelahiran Batu Malang ini.

Bagi Keceng, pulang ke Malang dan kembali berkostum Arema adalah sebuah impian yang terwujud nyata. Empat tahun lalu saat memutuskan hijrah ke Sriwijaya FC, Keceng sudah berjanji suatu saat akan kembali ke klub yang membesarkannya ini.

“Saat pindah ke Sriwijaya FC, saya sempat berpikiran kelak akan kembali ke Malang. Baru sekarang mimpi itu terwujudkan dan saya ingin memberikan yang terbaik untuk Arema dan Aremania,” tegas pemain yang akrab dengan nomor jersey 14 itu.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *