KEDELAI EDAMAME MASIH MENJADI UNGGULAN PASAR EKSPOR

kedelai

PT Mitratani Dua Tujuh yang merupakan anak usaha PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X), menargetkan penjualan sebesar Rp191 miliar pada tahun ini, tumbuh 36 persen dibanding realisasi penjualan 2014 sebesar Rp 140 miliar.Mayoritas penjualan dikontribusi oleh ekspor yang mencapai Rp 166,34 miliar. Adapun penjualan untuk pasar lokal sebesar Rp 24,7 miliar.Direktur Utama PT Mitratani, Guntaryo Tri Indarto, mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan penjualan 9.395 ton berbagai macam sayuran, naik 36 persen dibanding realisasi 2014 sebesar 6.889 ton.

“Mayoritas produk kami untuk pasar ekspor, yaitu 7.578 ton. Sedangkan sisanya 1.817 untuk pasar lokal. Sekitar 80 persen produk kami diekspor ke Jepang, sisanya baru ke beberapa negara lain seperti Australia, negara di Timur Tengah, dan Eropa,” jelas Guntaryo.¬†Diketahui, PTPN X menguasai 65 persen saham Mitratani, sedangkan 35 persen sisanya dimiliki PT Kelola Mina Laut. Bisnis inti Mitratani adalah sayuran beku dengan fokus ekspor ke Jepang.

Komoditas yang dihasilkan adalah kedelai edamame, okra, buncis, dan aneka sayur. Produksi terbesar adalah edamame yang merupakan penganan yang sangat diminati pasar ekspor.

Kedelai edamame masih mendominasi penjualan Mitratani. Ekspor edamame tahun ini ditargetkan mencapai 6.016 ton, naik 47 persen dibanding realisasi ekspor 2014 sebesar 4.097 ton. Penjualan ekspor lainnya datang dari komoditas okra dan buncis, masing-masing sebesar 1.386 ton dan 176 ton.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *