KABUPATEN MALANG BERUPAYA MENJADI BAROMETER KESEHATAN

dinkes

Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kabupaten Malang bertekad menjadikan Kabupaten Malang sebagai baromater pelayanan kesehatan  di Jawa Timur. Berbagai upaya dilakukan dinkes untuk meraih target tersebut.

Abdurrachman, Kepala DINKES  Kabupaten Malang mengatakan, upaya itu antara lain, memberikan pelayanan kepada pasien secara maksimal, memberikan honor besar kepada perawat, dan berbagai upaya lainnya. Selain itu, DINKES  juga kerap mengikuti berbagai lomba yang terkait dengan kesehatan. Seperti,lomba desa Siaga Aktif yang penilaiannya memasukkan indikator kesehatan, lomba pemberantasan sarang nyamuk di SDN 3 sumberpucung , dan Lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI). Kegiatan tersebut  menjadikan Kabupaten Malang mempunyai potensi untuk bisa menjadi barometer kesehatan di Jawa Timur.

Ditambah lagi, kata dia, peran pemerintah kabupaten melalui dinas kesehatan yang ikut andil secara langsung terhadap peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan pelayanan kesehatan. Lalu, beberapa kali membuat gebrakan, seperti Safari Sehat Manteb Manteb dan menaikkan honor perawat ponkesdes. ”Untuk Jawa Timur, hal itu baru dilakukan oleh Kabupaten Malang,” katanya.

Abdurrachman mengatakan, Jawa Timur merupakan barometer untuk masalah penanganan kesehatan tingkat nasional. Untuk di Jawa Timur, Dinkes Kabupaten Malang ingin mengawali untuk membuat langkah langsung dalam penanganan masalah kesehatan. Salah satu indikasi yang menjadikan Kabupaten Malang sebagai peserta yang ikut berpartisipasi dalam beberapa lomba terkait kesehatan tersebut. ”Saya berharap dengan adanya lomba tingkat Jawa Timur ini bisa memberikan contoh yang baik, apalagi ini yang melakukan adalah anak-anak sehingga ingin menjadikan mereka kelak mempunyai kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan,” kata pria yang akrab dipanggil Gusdur ini.

Selain itu, dengan diadakannya lomba tersebut, anak-anak tidak mudah terserang demam berdarah. ”Di Kabupaten Malang, ada beberpa kecamatan yang menjadi endemik DB. Sehingga, lomba yang akan memberikan pendidikan tentang hidup sehat ini bisa menurunkan kasus DB,” pesan Gusdur. Menurutnya, untuk daerah yang rawan DB adalah Kecamatan Bantur, Gondanglegi, Dau  dan Bululawang.

Dengan keikutsertaan berbagai lomba tersebut, pihaknya berharap Kabupaten Malang bisa menjadi barometer kesehatan untuk di Jawa Timur.

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *