JUMLAH PEDAGANG TROMPET TAHUN BARU MENURUN DI TAHUN INI

Jpeg
PENJUAL TROMPET SUKUN

PENJUAL TROMPET SUKUN

MALANG (30/12) Jika kita lihat beberapa hari kebelakang ini di bulan desember jarang kali kita temui penjual trompet tahun baru yang mangkal di tepin jalan raya. Hanya menjelang beberapa hari ini menuju pergantian tahun baru 2016 para pedagang trompet mangkal untuk menjajakan barang dagangannya.

Memang di banding tahun lalu para penjual trompet tahun baru 2016 sangatlah menurun dari jumlah pedagangnya sendiri. Ini tak luput dari kejadian tahun kemaren di mana waktu itu hujan tidak berhenti mengguyur kota Malang sehingga para penjual trompet pada saat itu banyak daganganya tidak laku terjual.

Pak.Man (40 tahun)  beserta keponakanya mencoba mangais Rezeki di jalan Aris Munandar kota Malang dengan cara berjualan Trompet tahun Baru 2016.Kemaren  (29/12) Bapak ini mengatakan  “Walah sepi mas, omzet penjualanya ngak jauh beda dengan tahun lalu untung kita ini bawa dan bikin cuma sedikit trompet sekitar 300 an trompet mas. Kalau tahun-tahun lalu kita bisa bawa sampai 600-700 an Trompet untuk kita jual mas, itupun jauh – jauh hari kita sudah berdagang mas  ya, sebelum Natal kita sudah jualan mas sekitar tanggal 7-10 Desember .Jelas bapak 3 orang anak ini kepada tim Blusukan .

Hal senada juga di lontarkan keponakanya Usman (27 tahun) “Saya dulu bikin Trompet banyak mas sehari bisa bikin 100 buah sendirian nah wong akhir-akhir ini sepi mas jualannya ya kita jualanya juga memepet-memet hari menjelang pergantian tahun baru mas.” Jelasnya kepada tim Blusukan

Untuk harga Trompet sendiri pak Man dan ponakanya membandrol dengan harga Rp.13.000- Rp 25.000 / trompetnya. Menurutnya mumpung ngak kerja di banggunan ia  semapatkan untuk jualan trompet guna mengisi waktu luang karena mereka juga pedagang musiman.

Menurut pantauan dari tim Blusukan di beberapa ruas jalan raya kota MALANG memang sedikit penjual TRompet tahun baru seperti di wilayah Sukun biasanya banyak sekali pedagang yang menjajakan barang daganganya di sini bisa sampai puluhan orang di tahun-tahun lalu tetapi sekarang cuma beberapa orang saja.

 

 

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *