Jenis jenis website

Ada banyak sekali jenis website di Internet. Walaupun setiap website mempunyai ciri khasnya sendiri-sendiri, akan tetapi mempunyai ciri-ciri yang mirip antara satu dengan yang lainnya.

 

Situs web atau website (bahasa Inggris) atau web site (bahasa Inggris), sering  juga disingkat menjadi situs atau site dalam bahasa Inggris. Adalah sejumlah halaman web yang disajikan dari satu domain web tunggal. Sebuah situs web ditempatkan setidaknya pada satu server web yang dapat diakses melalui suatu jaringan, seperti jaringan wilayah lokal (LAN atau Local Area Network) atau Internet melalui alamat Internet yang disebut sebagai URL (Uniform Resource Locator).

Website secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu website statis dan dinamis.

Website terdiri dari beberapa jenis, tergantung pada tujuan dan kebutuhan dari si pemilik website. Berikut ini adalah beberapa jenis website:

1. Website Pribadi/Personal

Penggunaan dan tujuan suatu website tergantung pada si pemilik website. Untuk website personal atau pribadi, biasanya digunakan untuk berbagi (sharing). Apakah itu berbagi ilmu dan pengetahuan, pengalaman, maupun tips dan trik yang dimiliki. Jenis website pribadi/personal ini biasanya adalah sebuah blog dimana sebagian besar isinya adalah kumpulan artikel miliknya sendiri atau yang ditulis orang lain.

Biasanya si pemilik website mendapatkan penghasilan dari iklan yang ditampilkan di websitenya dan/atau dari donasi/sumbangan dari pengunjung websitenya. Si pemilik website selain menampilkan iklan di websitenya, dia juga mungkin menjual produk/jasanya sendiri dan/atau produk/jasa pihak lain sebagai reseller atau afiliasi.

2. Website Perusahaan (Company Profile)

Untuk website perusahaan, ada beberapa jenis website yang digunakan tergantung pada tujuannya. Ada perusahan yang menggunakan website hanya sebagai company profile saja. Yaitu hanya untuk menyampaikan informasi-informasi tentang perusahaan itu sendiri. Bisa jadi hanya terdiri 4-5 halaman statis yang dipisah menjadi 4-5 menu yaitu “Home,” Produk,” “Profile,” dan “Contact us,” bisa juga ditambah dengan menu “Service.”

Website jenis company profile ini tergantung pada seberapa banyak informasi yang ingin ditampilkan pada websitenya. Dan tergantung kepada perusahaan itu sendiri apakah perusahaan besar, perusahaan menengah, atau perusahaan kecil. Juga tergantung kepada jumlah produk/jasa yang dimiliki dan juga seberapa banyak informasi yang ingin ditampilkan untuk masing-masing produk/jasa yang dimiliki.

3. Website Organisasi

Jenis website organisasi ini memang mirip dengan website company profile. Tetapi, tentu saja tergantung dari organisasi itu sendiri dan tujuan didirikan websitenya. Dan tergantung pada seberapa banyak informasi yang ingin disampaikan. Apakah website tersebut hanya sebagai penyampaian informasi dan penjelasan tentang organisasi tersebut, dan/atau sebagai penggalangan dana, massa, dan petisi.

4. Website E-Commerce atau Toko Online

Website e-commerce atau toko online adalah suatu website yang bertujuan untuk menjual satu atau lebih barang dan/atau jasa dengan menggunakan media elektronik sebagai media penyampaian informasi dan/atau media transaksi barang/jasa tersebut.

Transaksi pada website e-commerce atau toko online dapat dilakukan dengan cara langsung pada website tersebut dengan menggunakan kartu kredit atau layanan perbankan online. Atau dengan menggunakan transfer melalui rekening bank atau menggunakan jasa perbankan lainnya.

Sayangnya hanya 1 persen dari pengguna Internet di Indonesia yang secara langsung melakukan transaksi pada website e-commerce atau toko online. Ini disebabkan oleh tingkat kepercayaan pengguna Internet di Indonesia atas layanan perbankan online yang masih rendah. Walaupun begitu, trend baru-baru ini mengatakan bahwa semakin banyak transaksi yang terjadi pada website e-commerce atau toko online.

Saat ini mayoritas transaksi pada website e-commerce atau toko online menggunakan transaksi dengan transfer bank. Ini juga hanya terjadi pada website e-commerce atau toko online yang sudah terpercaya dan/atau website e-commerce atau toko online yang mempunyai toko, kantor atau outlet yang juga melakukan transaksi secara offline.

Pada website e-commerce dengan multi seller (penjualnya lebih dari satu), biasanya dilakukan pertemuan antara penjual dengan calon konsumen secara offline terlebih dahulu. Setelah itu barulah transaksi tersebut dapat dilakukan. Metode transfer bank pada website seperti ini biasanya terjadi pada penjual-penjual yang sudah dipercaya.

Yang paling diperlukan pada website e-commerce adalah kepercayaan. Kepercayaan ini bisa dilihat selain dari desainnya yang tidak “main-main” atau “asal-asalan”, juga dari reputasi dan sistem keamanan yang dimilikinya.

5. Website Berita

Website berita adalah suatu website yang sebagian besar isi atau kontennya adalah berita. Website berita pada dasarnya sama dengan website yang menyediakan informasi. Website berita sebagian besar mempunyai wartawannya sendiri untuk menyuguhkan berita di websitenya. Walaupun ada juga yang hanya mengumpulkan berita dari website-website berita lainnya. Website berita di Indonesia biasanya dimiliki oleh perusahaan media massa (media cetak, radio, maupun televisi). Tetapi, bisa juga dimiliki oleh wartawan atau sekelompok wartawan.

Demikian beberapa jenis website beserta penjelasannya. Sebenarnya masih banyak jenis website yang lain akan tetapi karena keterbatasan waktu dan tempat, cukup sampai di sini saja. Sebenarnya website-website yang ada di dunia Internet mempunyai satu atau lebih kriteria jenis website yang disebut di atas dan beberapa jenis lainnya. Untuk melihat lebih banyak jenis website anda dapat melihatnya di website wikipedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *