JELANG LAGA AREMA VS HANOI T&T VIETNAM

arena

Arema Cronus, mulai memetakan kekuatannya untuk menghadapi Hanoi T&T, 11 Maret nanti. Calon lawan Singo Edan, di laga kedua AFC Cup 2014 itu, dihuni barisan gelandang dan penyerang agresif. Data statistik yang dihimpun Malang Post menunjukkan, Hanoi T&T adalah tim agresif dengan produktivitas gol tinggi.
Dua bomber Hanoi T&T, Samson Kayode dan Gonzalo Damian Marronkle, adalah duet berbahaya. Keduanya sama-sama jadi topskor dengan koleksi gol terbanyak di skuad juara Liga Vietnam 2013. Musim lalu, Samson yang jadi pemain naturalisasi itu, mengoleksi 17 gol dari 21 laga.

Musim ini, dia sudah mencetak 6 gol dari 5 pertandingan liga. Samson yang punya kemampuan tactical dribbling, adalah momok di depan gawang lawan. ‘’Striker asing dan naturalisasi milik Hanoi berbahaya,’’ tandas pelatih Arema, Suharno ketika dikonfirmasi Malang Post.

Samson yang kelahiran Nigeria, juga dianugerahi fisik serta body balance yang baik. Sehingga, dia mampu menahan bola di area lawan. Hal ini membuat peluang Samson mencetak gol lebih tinggi. Kematangan pemain 25 tahun tersebut, semakin jelas dengan label striker timnas senior Vietnam.

Duetnya, Gonzalo, yang notabene kawan dekat Gustavo Lopez, juga tak kalah tajam. Pemain asal Argentina itu, lebih berperan sebagai targetman di depan gawang. Dia menunggu suplai bola dari para gelandang cepat Hanoi, sebelum membobol gawang lawan.

Musim lalu, Gonzalo mencetak 14 gol dari 21 penampilannya bersama Hanoi. Duet ini mendominasi separuh capaian total gol Hanoi selama musim 2013.

Tapi, bukan hanya para pemain berlabel asing yang berbahaya di skuad Hanoi. General Manager Arema, Ruddy Widodo menegaskan, negara ras kuning dianugerahi fighting spirit tinggi.
‘’Negara ras kuning itu punya mental baja, fighting spirit tinggi, melebihi ras Melayu seperti Indonesia atau Malaysia. Bukan cuma Vietnam saja. Thailand, Myanmar pun sepakbolanya penuh semangat. Sekarang tugas Arema mematikan fighting spirit itu,’’ tegas Ruddy kemarin.

Sebagian besar skuad Hanoi memang dihuni pemain-pemain yang ngotot dan berlabel timnas. Kiper utama tim yang bermarkas di Hang Day Stadium Hanoi, Duong Hong Son, adalah penjaga gawang timnas senior Vietnam. Lalu, Thanh Luong PHam yang berposisi sebagai sayap, juga berkostum timnas Vietnam.
Thanh Luong adalah pemain reguler di skuad Hanoi, yang juga berlebal pemain timnas. Termasuk ada nama Van Bien Nguyen. Dia berposisi sebagai bek tengah. Itu masih belum termasuk pemain-pemain muda yang harus diwaspadai oleh duet Suharno – Joko ‘Gethuk’ Susilo.

Mengusung formasi 4-3-3 dengan alternatif 4-4-2, ada satu sosok penyerang lubang bernama Nguyen Van Quyet. Dia adalah aktor utama kemenangan Hanoi atas Maziya R&C dengan skor 5-1 di laga perdana AFC Cup 2014. Van Quyet mencetak hattrick meskipun posisinya bukanlah striker murni.

Ruddy mengakui, melawan Hanoi yang dianugerahi komposisi ideal, bukanlah hal mudah. Tapi, Arema harus mematikan fighting spirit tim yang gagal seleksi Liga Champion Asia itu.
‘’Kita harus matikan semangat mereka di Malang. Kita raih poin penuh agar jalan kita menuju babak selanjutnya lebih mulus,’’ tutup Ruddy.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *