JADWAL PADAT MEMBERI NILAI TERSENDIRI BAGI AREMA

are

Disibukkan dua kompetisi sekaligus, Indonesia Super League
(ISL) dan AFC Cup, tak membuat
Arema Cronous tersengal-senga l. Justru dua kompetisi tersebut sejauh
ini saling mengisi sekaligus
membawa keuntungan bagi tim berjuluk Singo Edan. Selain membawa keuntungan
finansial dari partai home, AFC Cup
juga dipercaya menjaga daya
kompetitif. Sepanjang Maret misalnya, ketika klub-klub ISL rata-
rata hanya memainkan satu laga, Arema masih bertanding dua kali di
kompetisi level dua Asia tersebut. Arema bakal menjamu Hanoi T&T
pada 11 Maret dan melawat ke
markas Maziya di Maladewa sepekan
kemudian. Pada 1 April, Ahmad Bustomi dkk kembali berlaga di
ajang ini dengan menjamu Maziya di Stadion Kanjuruhan. Dari sini terlihat
ada tiga laga dalam tiga pekan. Artinya, Singo Edan masih memiliki
jadwal relatif normal dibanding tim
lain yang bahkan libur sebulan lebih.
“Sisi positifnya, tensi tim di pertandingan bisa terjaga. Jadi walau
ISL libur, Arema masih berkesempatan mempertahankan
daya kompetitif,” terang Pelatih
Arema Suharno. Tim kebanggaan Aremania tidak
perlu khawatir kemerosotan mood
bertanding maupun kondisi fisik dengan adanya agenda AFC Cup.
Bertanding sekali dalam sepekan
relatif normal bagi tim sepakbola Indonesia dan tak memerlukan
agenda ujicoba atau latihan fisik
berlebih. Selain jadwal lowong karena agenda
tim nasional (Timnas) pada akhir Februari hingga awal Maret, Singo
Edan nyaris tak memiliki waktu
bersantai. Mereka bisa konsentrasi
penuh di AFC Cup karena sama sekali tidak ada kesibukan di kompetisi
domestik. Ini juga termasuk keuntungan
tersendiri. Dengan begitu Singo Edan tidak perlu memecah konsentrasi,
apalagi laga-laga awal fase grup AFC
jelas sangat krusial. Arema bakal
menjamu tim tangguh sekaligus penguasa sementara Grup F, Hanoi
T&T. “Kami bisa benar-benar fokus
karena kebetulan jadwal ISL sedang longgar. Semoga ini memberikan
imbas positif bagi Arema karena
tidak ingin kehilangan terlalu
banyak poin di AFC Cup,” tutur Suharno yang baru pertama kalinya
mengawal tim di level Asia. Arema sekarang berada di peringkat
dua klasemen sementara Grup F dengan satu angka hasil imbang 1-1
lawan Selangor FA. Hanoi T&T, calon
lawan terdekat, dianggap sebagai
lawan tertangguh dan rencananya bakal datang ke Malang lebih cepat
atau tiga hari sebelum laga. Tim yang berdiri pada 1987 masih
menunggu kabar terbaru dari Gustavo Lopez yang mengalami
cedera dan urung menjalani
debutnya di pentas Asia. Diramalkan
pemain asal Argentina ini statusnya sudah tersedia alias bisa bertanding
saat lawan Hanoi pada 11 Maret
mendatang. Suharno sendiri berharap pplaymakernya itu bisa kembali
bermain secepatnya. Di kompetisi
sekeras AFC Cup, tentunya dia
membutuhkan banyak pilihan,
terutama di lini tengah yang selama ini menjadi habitat paten Gustavo
Lopez. “(Pertandingan) Masih seminggu lagi. Semoga dia (Gustavo)
bisa pulih lebih cepat,” tandasnya.

Kata Kunci :

  • dp bbm arema cronus
  • lambang arema
  • gambar arema cronous
Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *