DESA TLEKUNG AKAN MEMILIKI TEMPAT WISATA BARU

batu1

BATU  Objek wisata di Kota Batu dipastikan bertambah dalam tahun 2015 ini. Objek wisata terbaru untuk melengkapi berbagai objek yang lebih dulu berdiri tersebut adalah Taman Buaya & Fun Park yang saat ini mulai di garap. Objek wisata ini menggunakan lahan seluas tiga hektar berada di Jalan Raya Tlekung Kecamatan Junrejo.  

Objek wisata yang berada dekat dengan kantor KPU Kota Batu ini mulai dilakukan penggarapan sejak 1 Maret lalu. Beberapa pekerja menggunakan alat berat melakukan perataan tanah hingga mengatur kontur sesuai kebutuhan objek. 
Taman Buaya & Fun Park ini dibangun oleh investor murni atas nama PT Bhakti Batu Sejahtera. Sedangkan desain dilakukan oleh D’Pavilion Architect Surabaya. ‘’Sebelum prosedur dilalui, tidak mungkin kami berani memulai pembangunan,’’ terang Heru Soeprapto, Direktur Utama PT Bhakti Batu Sejahtera, kemarin. 
Mantan Ketua PHRI Kota Batu ini menjelaskan, pihaknya ingin menghadirkan objek wisata yang berbeda dengan lainya. Gambaran objek wisata ini adalah tempat penangkaran buaya dengan jumlah ratusan. Buaya-buaya tersebut merupakan jenis lokal dari berbagai negara di Asia hingga Afrika. Tidak hanya buaya, pengelola juga akan melengkapi dengan taman bermain sehingga objek itu bermana Taman Buaya & Fun Park. Tempat permainan itu mulai dari kolam renang, kereta mini, sepeda angin serta berbagai jenis permainan untuk keluarga dan anak-anak. 

Lahan yang digunakan untuk pembangunan Taman Buaya & Fun Park itu tanah kas desa milik Tlekung. Tanah tersebut kemudian digunakan dengan system sewa seperti BNS yang merupakan lahan asset Desa Oro-Oro Ombo. Sewa lahan tersebut Rp 40 Juta per tahun selama tiga tahun pertama. Nantinya harga sewa akan naik ketika objek sudah beroperasi selama jangka sewa 15 tahun.

‘’Mengenai desain, kami sangat dinamis. Meski sekarang sudah ada konsep, namun masih bisa berkembang sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan warga,’’ tambah dia. Menurut Heru, pembukaan objek wisata di kawasan Tlekung juga berfungsi untuk membuka perekonomian di wilayah Kecamatan Junrejo serta memecah keramaian. Selama ini warga Tlekung maupun Junrejo merasa iri dengan warga Oro-Oro Ombo atau Kecamatan Batu karena objek wisata banyak berdiri di tempat itu. Dengan begitu, warga setempat lebih bisa memutar perekonomian memanfaatkan keramaian objek wisata.

‘’Kami harus memecah keramaian sekaligus lebih memutar perekonomian di sini. Keterlibatan masyarakat untuk menjadi pegawai juga sangat besar,’’ tegas pemilik salah satu hotel di Kota Batu ini. 
Rencananya, Taman Buaya & Fun Park ini nantinya akan go public. Dengan begitu, semua orang bisa memiliki sahamnya untuk menikmati hasil bersama. Tentunya warga Kota Batu juga bisa menikmati hasil dengan keikutsertaan saham. Sesuai dengan rencana, objek wisata terbaru ini memakan waktu pengerjaan selama tujuh bulan

 

 

Kata Kunci :

  • wisata tlekung malang
  • tlekung
  • tanah di tlekung batu
  • taman tlengkung batu
  • harga tanah di daerah tlekung
  • desa tlekung malang
  • desa tlekung kab malang
  • desa tlekung batu
  • desa tleku
  • cafe di tlekung
Suka blusukan

1 Comment

  1. oding

    July 5, 2015 at 1:07 am

    Yaa lumayan yg penting gk mahal masuknyaa… Soalnya saya sbg orang madura kan anti mahal…prinsip saya super hemat… Yaa bolelah dikataken pelit maklum namanya jg org madura yg pnting gengsi dompet senin kamis ntar klo uda jadi sy sumbang buaya sakerah dr bangkalan panjang 6 meter kbtulan paklek saya pawang buaya. Klo saya sih cukup buaya darat ajaa godain cw cw yg bahenol aja haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *