Ciri-ciri Memory/Ram Komputer Dan Laptop Yang Mulai Rusak Bermasalah

Kerusakan Ram (Random Acces Memory) Pada komputer dan laptop merupakan hal yang cukup umum terjadi. Meski sebelumnya komputer Anda baik-baik saja, akan tetapi kerusakan ini bisa saja datang secara tiba-tiba dan tak dapat Anda tolak.

Nah, karena biasanya datang mendadak, banyak pengguna komputer yang tidak tau apa penyebabnya, sehingga banyak juga yang “terburu-buru” memperbaiki berbagai komponen komputer dan laptop yang lainnya, tanpa melakukan cek terlebih dahulu terhadap memory ram mereka.

Akibatnya apa? Servis salah sasaran dan sulit mendapatkan solusi dari masalah itu! Padahal, jika Anda tau ciri-ciri kerusakan memory yang bermasalah, seharusnya Anda bisa memulai dan lebih memperhatikan untuk mengganti memory yang bermasalah itu terlebih dahulu.

Nah, untuk itulah Anda memerlukan sebuah pengetahuan tentang ciri-ciri kerusakan pada memory, agar Anda bisa menangani laptop dan komputer Anda dengan baik. Silahkan baca lebih lanjut.

Gejala kerusakan memory ram komputer dan laptop

1. Komputer menjadi lambat

Gejala pertama RAM yang mulai rusak adalah menurunnya performa dari laptop/komputer, sehingga menjadi lambat. Meskipun tidak selamanya gejala seperti itu akibat kerusakan pada memory, akan tetapi ini adalah masalah yang umum jika memory komputer mulai bermasalah.

2. System operasi menjadi tersendat-sendat

Selain lambat, system operasi menjadi tersendat-sendat. Saat komputer dioperasikan untuk menggunakan aplikasi misalnya, maka aplikasi tersebut biasanya berhenti, dan windows menjadi hank tidak bisa diotak-atik lagi.

3. Sering blue screen dan restart sendiri

Setelah lambat, setelah tersendat-sendat, biasanya komputer semakin sering blue screen (layar biru) dan terestar-restart sendiri. Saat proses install system dan program aplikasi pun, komputer dan laptop tiba-tiba blue screen seperti itu.

4. Eror saat install system operasi dan program aplikasi

Selanjutnya ketika menginstall system operasi dan aplikasi, sering terjadi eror saat proses penginstalan sedang berjalan. Biasanya selalu gagal dan gagal, kemudian harus mengulang proses itu dari awal lagi. Untuk install system windows, biasanya eror terjadi saat ‘copy file system” ke dalam hard disk.

5. Tampilan layar berpelangi

Nah, ada juga kasus bahwa ketika memory bermasalah, maka tampilan layar pada laptop menjadi berpelangi dan bergaris-garis. Seolah layar tersebutlah yang mengalami kerusakan, padahal bukan. Untuk masalah seperti ini, saya sering mendapatkannya.

6. Tidak ada tampilan sama sekali di layar LCD/LED/monitor

Jika kerusakan memory RAM semakin parah, biasanya akan muncul gejala tidak ada tampilan sama sekali di layar laptop ataupun komputer. Yang jelas tampilan di layar gelap, tapi kipas processor tampak berjalan normal.

7. Bunyi beep panjang di komputer

Khusus untuk komputer desktop, jika memory telah rusak biasanya akan menimbulkan suara beep panjang saat komputer dihidupkan. Selain beep panjang saya juga pernah mendapatkan beep yang berulang-ulang.

8. Mati total

Meskipun sangat jarang terjadi, namun saya juga pernah mendapatkan laptop yang mati total akibat memory yang corsleting. Jadi ketika memory dicabut dari socketnya, dan digantikan dengan memory lainnya maka laptop bisa dihidupkan dengan baik.

Kemudian jika RAM tersebut di pasang di laptop yang lain, maka laptop tersebut akan mati total alias tidak bisa dihidupkan sama sekali. Tapi mati total ini hanya berlaku saat memory tersebut terpasang pada laptop saja. Jika sudah dicabut masalah akan hilang.

9. RAM menjadi panas

Jika ram telah rusak, ada juga kasus bahwa ia menjadi sangat panas jika disentuh dengan tangan, saat laptop baru saja digunakan. Tidak tunggu lama, ketika laptop/komputer dihidupkan, hanya beberapa menit saja panasnya cepat sekali menyebar ke seluruh bagian memory tersebut.

Berhati-hatilah dengan masalah seperti ini. Sebab mainboard Anda bisa saja rusak akibat terkontaminasi panas dari memory itu.

Nah, para pembaca, jika komputer dan laptop Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas, maka lakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap memory Anda. Jangan dulu memperbaiki bagian lainnya, misalnya sampai membongkar laptop secara keseluruhan sebelum memastikan bahwa RAM baik-baik saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *