BEBERAPA HAL YANG JANGAN DI CANTUMKAN DI MEDIA FACEBOOK

facebook

Kita sering berbagi sesuatu menggunakan media Sosial yang kita punya semacam Facebook untuk membagai kesenangan ke pada semua teman-teman kita di Facebook.Dari gambar Photo,nomer handphone, alamat Email maupun data pribadi kita. Padahal data-data tersebut bisa juga diakses oleh orang lain yang bukan terdaftar di pertemanan kita. Oleh karena itu kita harus waspada  dalam beberapa hal seperti berikut

1. Nomor telepon

Membagi nomor telepon di Facebook  sama saja membuat semua teman Facebook mengetahui nomor telepon pengguna. Lebih dari itu, semua orang yang tahu nomor telepon pengguna juga akan langsung tahu halaman Facebook  pengguna.

Peneliti kemanan bernama Reza Moaiandin mengatakan, ia tak butuh nomor telepon spesifik untuk melacak halaman Facebook seseorang. Hanya dengan tahu beberapa angka akhir pada nomor telepon, Moaiandin bisa memunculkan beberapa kandidat laman Facebook yang ia tuju.Lebih dari itu, semua orang yang tahu nomor telepon pengguna juga akan langsung tahu halaman Facebook pengguna.

Peneliti kemanan bernama Reza Moaiandin mengatakan, ia tak butuh nomor telepon spesifik untuk melacak laman Facebook seseorang.

Hanya dengan tahu beberapa angka akhir pada nomor telepon, Moaiandin bisa memunculkan beberapa kandidat halaman Facebook yang ia tuju.

2. Alamat rumah

Sama halnya dengan membagi nomor telepon di profil Facebook. Membagi alamat rumah juga berpotensi mendatangkan bahaya.

Saat membagi gambar atau konten lainnya, alamat yang dipatrikan pada profil bisa saja muncul pada keterangan gambar. Dengan ini, semua orang bisa dengan mudah melacak alamat pengguna.

Jika ada yang berniat menjadi penguntit, maka informasi personal yang dibagi di Facebook akan sangat memudahkan.

3. Pekerjaan.

Sebaiknya pikir lagi jika ingin mematrikan informasi pekerjaan di Facebook. Sebab, jika ada peretas yang ingin mengganggu sistem kantor tempat Anda bekerja, media sosial akan jadi “lahan” utama yang diutak-atik.

Informasi di media sosial yang berkaitan dengan perusahaan yang hendak diretas bisa berpotensi terkena dampak peretasan. Untuk menghindari risiko itu, segera hapus informasi pekerjaan di akun Facebook.

4. Status hubungan.

Meningkatnya kebiasaan “stalking” sejak perkembangan media sosial kian masif seharusnya membuat pengguna Facebook lebih berhati-hati membagi informasi terkait hubungan.

Beberapa aplikasi disebut bisa memberitahu seseorang apabila teman Facebooknya mengganti status menjadi “single”.

Hal ini bisa dimanfaatkan oleh situs-situs kencan ilegal yang memicu pengguna memiliki koneksi dunia maya yang romantis. Setelahnya, pengguna akan dibujuk rayu untuk mengeluarkan sejumlah duit. Karenanya, sebaiknya tak usah mematrikan status hubungan di Facebook.

5. Informasi keuangan

Facebook adalah layanan gratis, namun jejaring sosial ini masih meminta informasi pembayaran seperti nomor kartu kredit.

Sebaiknya pengguna tak memasukkan informasi tersebut. Sekali lagi, peretas bisa saja membobol informasi pembayaran tersebut dan mencuri sejumlah duit.

 

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *