AREMA CRONUS TAK TERKALAHKAN DI KANJURUHAN DI AJANG IIC 2014 ZONA JAWA 2

arrrema

Semua lawan Di bungkam AREMA CRONUS di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang ini baik PERSEPAM MU dan PERSELA serta yang terakhir PERSIJA JAKARTA,Arema Cronus mengakhiri laga Zona Jawa 2 gelaran Inter Island Cup 2014 dengan manis. Di laga pamungkas grup, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Senin (13/01), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan mengandaskan perlawanan Persija Jakarta dua gol tanpa balas.

Mengandalkan kecepatan Samsul Arief dan Irsyad Maulana, Arema coba membongkar pertahanan Persija Jakarta. Namun, barisan belakang Macan Kemayoran -julukan Persija- masih kokoh menghalau serbuan Arema.

Persija sendiri bukannya nihil usaha untuk menekan Arema Cronus. Memanfaatkan mobilitas Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand dan Mario Costas, anak asuh Benny Dollo ini beberapa kali menembus penjagaan Munhar dan Victor Igbonefo. Tapi, berkat kesigapan Ahmad Kurniawan mengamankan gawangnya, peluang-peluang tersebut tak berbuah gol.

Laga berjalan 23 menit kala Persija memiliki peluang emas pertama mereka. Namun, Ahmad Kurniawan masih sigap menepis bola hasil sepakan keras Rohit Chand.

Semenit kemudian, giliran Arema mengurung pertahanan Persija. Beberapa kali Andritany harus berjibaku mengamankan gawangnya dari serbuan Beto Goncalves dan kawan-kawan.

Kebuntuan akhirnya pecah menit 32. Umpan silang Gilang Ginarsa mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Beto. Ujung tombak Arema ini menyundul bola ke gawang Persija. Andritany hanya bisa terperangah melihat bola meluncur deras ke gawangnya.

Empat menit kemudian, Andritany harus keluar dari sarangnya untuk menghadang serbuan Samsul Arif. Namun, upayanya berbuah pelanggaran di luar kotak penalti.  Wasit Kusni, yang memimpin laga, memberi tendangan bebas bagi Arema. Sayang bola sepakan Bustomi masih tipis melayang di atas mistar gawang Persija.

Jelang babak pertama usai, Ismed Sofyan harus ditandu ke luar lapangan dan dibawa ambulan usai bertabrakan dengan salah seorang pemain Arema. Kepalanya bocor dan harus mendapat jahitan.

Memasuki injury time babak pertama, Persija nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, Rohit Chand lagi-lagi gagal menaklukkan Ahmad Kurniawan. Alhasil, skor bertahan bagi keunggulan Arema.

Babak kedua, Arema mengambil inisiatif permainan sejak laga kembali dimulai. Baru empat menit laga berjalan, anak asuh Suharno ini menciptakan peluang menggandakan keunggulan. Sayang, sepakan Samsul Arif masih tipis di samping gawang Andritany.

Menit 56, giliran Persija memiliki peluang apik. Namun, eksekusi tendangan bebas Rohit Chand masih mengarah tepat ke pelukan Ahmad Kurniawan.

Beto Goncalves akhirnya mampu menggandakan keunggulan Arema di menit 60. Sepakannya tak bisa diantisipasi Andritany.

Unggul dua gol, permainan Arema kian agresif. Berulang kali mereka membuat barisan belakang Persija jatuh bangun menghalau bola dari kotak penalti.

Menambah daya dobrak, menit 69, Suharno menarik Beto Goncalves yang sudah mulai menurun staminanya. Sebagai gantinya, Sunarto dimasukkan mengisi posisi pemain berdarah Brasil ini.

Masuknya Sunarto  membuat lini belakang Persija kian kelabakan menghalau serbuan penggawa Arema. Namun, kurang apiknya penyelesaian akhir mereka membuat tak ada gol tercipta sampai laga usai.

Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *