324 PSK KABUPATEN SIAP MENDAPATKAN PELATIHAN KERJA

pssk

KABUPATEN – Hasil pendataan terakhir terhadap pekerja seks komersial (PSK), Dinas Sosial Kabupaten Malang  mendapatkan data 324 PSK masih aktif di tujuh lokalisasi yang akan ditutup pada 28 November mendatang. Jumlahnya menurun sedikit dibandingkan pendataan sebelumnya pada Juli lalu, yakni sebanyak 327 PSK. Mereka tersebar di tujuh lokalisasi, yakni Suko, Ngantang  Kebobang, Slorok, Pujon, Sendang biru  dan Gondanglegi.

Data terbaru itu menunjukkan ada sedikit penurunan jumlah PSK. ”Ya, berkurang tiga orang karena ada yang pulang dan tidak kembali lagi (ke lokalisasi),” kata kepala Dinsos Kabupaten Malang Sri Wahjuni Pudji Lestari, ketika ditemui di Pendapa Kabupaten Malang, kemarin siang (16/9).

Wanita yang akrab disapa Yayuk itu mengatakan, pendataan terakhir yang dilakukan pada Agustus ini bersifat final. ”Kami sudah mendapatkan data lengkap yang sudah diverifikasi di masing-masing kecamatan. Tidak ada lagi pendataan ulang,” kata Yayuk. Data terakhir PSK ini, kemudian disetorkan kepada Kementerian Sosial sebagai persyaratan untuk mendapatkan dana usaha ekonomi produktif (UEP).

Pengajuan tersebut, sudah dilakukan sekitar dua minggu lalu, melalui Bupati Malang Rendra Kresna. Saat ini, Dinsos Kabupaten Malang masih menunggu jawaban dari Kemensos terkait dana UEP untuk PSK dari tujuh lokalisasi tersebut. Yang jelas, Pemkab Malang mengupayakan agar UEP itu bisa cair. ”Ya, InsyaAllah (cair),” kata dia. Sebelumnya, Bupati Malang Rendra Kresna juga sudah menggaransi bahwa dana untuk PSK akan cair dari Kemensos.

Mengenai berapa nominalnya, Pemkab Malang menyerahkan semuanya kepada pusat. Namun, Yayuk mengatakan, kemungkinan, besarannya tidak jauh berbeda dengan yang diterima oleh eks PSK Dolly  Surabaya. Seperti diketahui, PSK Dolly, menerima dana kompensasi dari Kemensos sebesar Rp 5.050.000. ”Ya, minimal sama lah,” kata dia.

Lebih lanjut, Yayuk mengatakan, dana segar untuk PSK seluruhnya nanti akan berasal dari Kemensos. Sedangkan, Pemkab Malang, jauh-jauh hari sudah menegaskan bahwa mereka tidak menganggarkan dana segar untuk PSK yang lokalisasinya akan ditutup November mendatang. ”Memang, Pemda (Kabupaten Malang) tidak akan memberikan dana segar. Tapi, bentuknya adalah Pelatihan yang nanti diberikan Disnakertrans,” kata dia.

Bentuk pelatihan itu, nantinya disesuaikan dengan minat dan bakat dari masing-masing PSK. Untuk menggali minat dan bakat PSK itu, Yayuk mengatakan, nantinya akan pendataan lebih lanjut. Soal teknis dan waktu pelaksanaannya, Dinsos masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Disnakertrans. ”Kami upayakan, sebelum lokalisasi ditutup, PSK sudah mendapatkan bekal,” ujar dia.

Sejalan dengan pelatihan kerja, PSK juga akan mendapatkan bantuan  peralatan untuk usaha. ”Bantuan  peralatan, akan diberikan oleh dinas pasar. Kami berharap, pelatihan dan bantuan yang diberikan pemkab bisa memotivasi mereka (untuk mencari penghidupan yang halal),” kata dia.

 

 

 

Kata Kunci :

  • purel malang 2015
  • purel malang 2016
  • pin kimcil kota Mlg yg masi aktif
  • psk suko
  • purel m
  • pin bbm malang 2016
  • pin bbm cewek malang masih aktif
  • pin bb puler malang
  • pin bb cwe malang yg masi aktif
  • cewek kimcil malang
Suka blusukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *